Langsung ke isi
MESIN · PAM DIGITAL
Sektor · Air Bersih

Setiap tetes tercatat, setiap iuran jelas.

PAM Digital adalah platform untuk pengelola air bersih desa: PAMSIMAS, BUMDes air, dan HIPPAM. Data pelanggan dan meteran, catatan pemakaian bulanan, serta tagihan dan iuran tersimpan rapi, sehingga pengurus bisa melaporkan keuangan dengan tenang.

Ini Apa dan Untuk Siapa

Untuk pengelola air yang bekerja dari buku dan kuitansi.

Air mengalir setiap hari. Catatannya juga perlu mengalir, dari meteran sampai laporan pengurus.

Banyak desa mengelola air bersihnya sendiri lewat PAMSIMAS, unit usaha BUMDes, atau HIPPAM (himpunan penduduk pemakai air minum). Pengurusnya biasanya warga setempat yang bekerja paruh waktu, dengan buku catatan meteran, kuitansi, dan rekap di spreadsheet.

PAM Digital menjadi mesin untuk pekerjaan itu. Petugas mencatat angka meteran setiap pelanggan, sistem menghitung pemakaian dan tagihan sesuai tarif yang disepakati, lalu pembayaran iuran tercatat beserta tunggakannya. Pengurus dan pengawas bisa melihat ringkasan kapan saja.

Mesin ini disetel untuk kebiasaan tiap pengelola: susunan tarif, jadwal pencatatan, cara pembayaran, dan format laporan yang dipakai di desa tersebut.

Petugas pencatatMengisi angka meteran setiap pelanggan dari ponsel saat berkeliling.
BendaharaMencatat iuran yang masuk, mencetak kuitansi, dan memantau tunggakan.
Pengurus dan pengawasMelihat ringkasan pemakaian, kas, dan laporan bulanan kapan saja.
PelangganMenerima rincian tagihan dan riwayat pemakaian rumahnya sendiri.
Masalah yang Biasa Muncul

Yang sering membuat pengurus kewalahan.

Catatan meteran hilang

Buku catatan rusak atau tertinggal, sehingga angka bulan lalu tidak bisa dipastikan.

Salah hitung tagihan

Tarif bertingkat dihitung manual dan rawan selisih.

Tunggakan tidak terpantau

Pelanggan yang belum membayar baru ketahuan setelah berbulan-bulan.

Keluhan pemakaian

Pelanggan ragu dengan jumlah tagihan karena tidak ada riwayat pemakaian yang bisa ditunjukkan.

Laporan keuangan terlambat

Rekap pemasukan dan pengeluaran untuk musyawarah desa disusun dari tumpukan kuitansi.

Pergantian pengurus

Saat pengurus berganti, catatan lama ikut berpindah tangan dan sebagian hilang.

Fitur

Dari meteran sampai laporan.

Tiga fitur inti PAM Digital adalah data pelanggan dan meteran, catat pemakaian, serta tagihan dan iuran. Fitur lain di bawah adalah kebutuhan yang lazim di pengelola air desa dan disetel sesuai kesepakatan.

Data Pelanggan dan Meteran

Nama, alamat, golongan tarif, nomor meteran, dan riwayat sambungan setiap pelanggan.

  • Golongan rumah tangga, usaha, dan sosial
  • Pengelompokan per dusun atau RT
  • Riwayat ganti meteran
Inti

Catat Pemakaian

Petugas mengisi angka meteran per bulan, sistem menghitung selisih pemakaian.

  • Pencatatan lewat ponsel
  • Foto angka meteran sebagai bukti
  • Tanda bila pemakaian tidak wajar
Inti

Tagihan dan Iuran

Tagihan dihitung dari pemakaian dan tarif, pembayaran dicatat beserta tunggakannya.

  • Tarif tetap atau bertingkat
  • Biaya beban dan denda bila disepakati
  • Kuitansi dan riwayat pembayaran
Inti

Pemberitahuan Pelanggan

Ringkasan tagihan dan pengingat pembayaran yang bisa dibagikan ke pelanggan.

  • Pesan tagihan bulanan
  • Pengingat tunggakan

Sambungan Baru dan Pengaduan

Permohonan sambungan baru, laporan kebocoran, dan pengaduan pelanggan tercatat sampai selesai.

  • Status permohonan
  • Catatan perbaikan

Kas dan Laporan

Pemasukan iuran, biaya operasional, dan laporan bulanan untuk pengurus dan musyawarah desa.

  • Buku kas
  • Rekap per periode
  • Ekspor ke spreadsheet dan cetak
Cara Kerja

Satu siklus bulanan.

pustekno · jalur-rakitilustrasi alur

            
Yang Perlu Disiapkan

Bahan awal dari pengelola.

Daftar pelanggan

Nama, alamat atau dusun, dan nomor meteran, dari buku atau spreadsheet yang ada.

Aturan tarif

Tarif per golongan, biaya beban, dan denda sesuai keputusan pengurus atau musyawarah.

Angka meteran terakhir

Catatan meteran bulan terakhir sebagai titik awal pemakaian.

Petugas dan ponsel

Petugas pencatat dan bendahara yang akan dilatih, dengan ponsel atau komputer yang ada.

Tanya Jawab

Pertanyaan yang sering muncul.

01Untuk siapa PAM Digital?
Untuk pengelola air bersih tingkat desa dan komunitas: PAMSIMAS, unit usaha BUMDes air, HIPPAM, dan kelompok pengelola sejenis.
02Apakah tarif bertingkat bisa diatur?
Bisa. Tarif per golongan, tarif bertingkat menurut pemakaian, dan biaya beban disetel sesuai aturan yang berlaku di pengelola.
03Bagaimana bila sinyal di lokasi lemah?
Pencatatan meteran dirancang agar tetap nyaman di ponsel. Kebutuhan pencatatan tanpa sinyal dibahas saat penyetelan.
04Apakah pelanggan bisa melihat tagihannya?
Ringkasan tagihan dan riwayat pemakaian bisa dibagikan ke pelanggan, sehingga keluhan soal jumlah tagihan lebih mudah dijelaskan.
05Apakah petugas harus paham komputer?
Tidak perlu mahir. Tampilan untuk petugas pencatat dibuat sederhana, dan setiap peran mendapat pelatihan singkat.
06Bagaimana dengan data di buku lama?
Data pelanggan dan angka meteran terakhir dimasukkan sebagai titik awal, lalu diperiksa bersama pengurus.
07Apakah iuran bisa dibayar nontunai?
Pembayaran tunai di loket atau lewat petugas tetap menjadi dasar pencatatan. Pembayaran lewat transfer atau layanan pembayaran pihak ketiga dapat dibahas sesuai kebutuhan dan kesiapan pengelola.
08Bisakah dipakai lebih dari satu desa?
Bisa dibahas. Pengelolaan beberapa unit atau wilayah dalam satu sistem disetel sesuai struktur pengelola.
09Bagaimana cara memulai?
Tombol Mulai Proyek mengarah ke area Mitra. Untuk bertanya lebih dulu, gunakan halaman Konsultasi.
Mulai

Mulai dari buku meteran yang ada.

Ceritakan berapa banyak pelanggan, cara pencatatan saat ini, dan laporan yang diminta pengurus. Tim akan membantu menyetel PAM Digital untuk pengelola air di desa.