Langsung ke isi
INFRASTRUKTUR · DOMAIN
Domain dan DNS

Alamat yang tidak boleh hilang.

Pendaftaran, perpanjangan, dan pemindahan domain, beserta pengaturan DNS untuk situs dan email. Alamat digital lembaga dan usaha tercatat atas nama pemiliknya dan tidak lupa diperpanjang.

Ini Apa

Domain adalah alamat, DNS adalah petunjuk arah.

Orang mengingat nama, komputer mengingat angka. DNS yang menghubungkan keduanya.

Domain adalah nama yang diketik orang untuk membuka situs atau dipakai sebagai alamat email, misalnya namalembaga.or.id. Domain tidak dibeli selamanya, tetapi didaftarkan untuk jangka waktu tertentu, biasanya per tahun, lalu diperpanjang. Bila lupa diperpanjang, domain berhenti bekerja dan setelah masa tenggang dapat didaftarkan oleh pihak lain.

DNS (Domain Name System) adalah sistem yang menerjemahkan nama domain menjadi alamat server. Ketika seseorang membuka sebuah situs, perangkatnya bertanya ke DNS: server mana yang menyimpan situs ini, dan ke mana email untuk domain ini harus dikirim. Jawabannya diambil dari catatan DNS yang diatur oleh pemilik domain.

Layanan ini ditujukan bagi lembaga pemerintah, sekolah, pesantren, organisasi, dan usaha yang ingin alamat digitalnya tertata: terdaftar atas nama yang benar, catatan DNS-nya rapi, dan jadwal perpanjangannya tidak bergantung pada ingatan satu orang. Cakupannya meliputi pendaftaran domain baru, pemindahan domain dari pengelola lain, pengaturan DNS untuk situs dan email, sampai pengingat perpanjangan.

Memilih nama juga perlu dipikirkan. Nama yang baik pendek, mudah dieja saat diucapkan, dan tidak memakai tanda hubung yang membingungkan. Hindari singkatan yang hanya dikenal di internal lembaga. Bila memungkinkan, amankan juga variasi nama yang penting, misalnya ekstensi .id di samping ekstensi khusus lembaga, agar tidak dipakai pihak lain untuk menyerupai alamat resmi.

Masalah yang Biasa Dihadapi

Masalah kecil dengan akibat besar.

Lupa perpanjangan

Pemberitahuan masuk ke email yang tidak lagi dibuka. Situs dan email lembaga mendadak mati.

Domain atas nama pribadi

Domain didaftarkan atas nama pengembang atau staf lama, sehingga lembaga sulit mengurusnya ketika orang itu pergi.

Email masuk folder spam

Catatan SPF, DKIM, dan DMARC belum diatur, sehingga email resmi dianggap mencurigakan oleh penerima.

Catatan DNS berantakan

Catatan lama yang mengarah ke server yang sudah tidak dipakai tetap tertinggal dan membingungkan saat ada perubahan.

Nama sudah diambil

Nama yang diinginkan sudah didaftarkan pihak lain karena lembaga terlambat mengamankan namanya.

Takut memindahkan domain

Khawatir situs dan email terputus, domain tetap tinggal di pengelola yang sulit dihubungi.

Ekstensi Domain .id

Ekstensi yang umum dipakai di Indonesia.

Domain .id dikelola oleh PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia). Beberapa ekstensi terbuka untuk siapa saja, sebagian lain hanya untuk jenis lembaga tertentu dan memerlukan dokumen pendukung. Persyaratan dapat berubah sesuai ketentuan pengelola.

.id

Umum

Ekstensi paling ringkas untuk perorangan, merek, maupun badan usaha warga negara atau badan hukum Indonesia.

.co.id

Badan usaha

Untuk perusahaan dan badan usaha. Biasanya memerlukan dokumen legalitas usaha.

.go.id

Instansi pemerintah

Khusus lembaga pemerintah pusat dan daerah. Pendaftarannya melalui kementerian yang membidangi komunikasi dan digital.

.desa.id

Pemerintah desa

Untuk pemerintah desa, dengan surat keterangan dari pemerintah desa yang bersangkutan.

.sch.id

Sekolah

Untuk sekolah dari tingkat dasar sampai menengah, dengan surat keterangan dari kepala sekolah.

.ac.id

Perguruan tinggi

Untuk perguruan tinggi yang memiliki izin penyelenggaraan.

.ponpes.id

Pondok pesantren

Untuk pondok pesantren, dengan dokumen pendukung kelembagaan.

.or.id

Organisasi

Untuk yayasan, perkumpulan, dan organisasi kemasyarakatan.

.web.id dan .my.id

Perorangan dan komunitas

Terbuka untuk perorangan, komunitas, dan proyek pribadi dengan persyaratan ringan.

Catatan DNS

Isi buku petunjuk arah.

Catatan DNS yang paling sering diatur untuk situs dan email lembaga.

A / AAAA

Alamat server

Mengarahkan nama domain ke alamat IP server tempat situs berjalan, untuk IPv4 dan IPv6.

CNAME

Nama lain

Membuat subdomain, misalnya ppdb.namasekolah.sch.id, menunjuk ke nama lain tanpa menulis ulang alamat IP.

MX

Tujuan email

Menentukan server yang menerima email untuk domain. Salah atur di sini membuat email tidak sampai.

TXT

SPF, DKIM, DMARC

Catatan teks untuk membuktikan email benar dikirim dari domain sendiri, sekaligus verifikasi layanan pihak ketiga.

NS

Penjaga catatan

Menunjuk server DNS yang memegang seluruh catatan domain. Diubah ketika pengelolaan DNS dipindah.

DNSSEC

Tanda tangan digital

Melindungi jawaban DNS dari pemalsuan, bila didukung oleh ekstensi dan pengelola DNS yang dipakai.

Ruang Lingkup

Yang diurus dalam layanan.

Pendaftaran domain baru

Pengecekan ketersediaan nama, pemilihan ekstensi, pemeriksaan dokumen, lalu pendaftaran atas nama lembaga atau usaha.

Pemindahan domain

Domain dari pengelola lain dipindahkan dengan kode otorisasi. Catatan DNS disalin lebih dulu agar situs dan email tidak terputus.

Pengaturan DNS

Catatan untuk situs, subdomain, email, dan verifikasi layanan disusun, dirapikan, dan didokumentasikan.

Pengingat perpanjangan

Jadwal jatuh tempo dicatat dan pengingat dikirim ke penanggung jawab lembaga jauh sebelum masa aktif habis.

Kunci domain

Penguncian pemindahan diaktifkan bila didukung ekstensi, agar domain tidak bisa dipindahkan tanpa persetujuan pemilik.

Pengalihan alamat

Domain cadangan atau nama lama dialihkan ke alamat utama, sehingga pengunjung yang memakai alamat lama tetap sampai di tempat yang benar.

Cara Kerja

Dari nama sampai alamat yang aktif.

pustekno · jalur-rakitilustrasi alur

            
Yang Perlu Disiapkan

Bahan untuk memulai.

Nama yang diinginkan

Dua atau tiga pilihan nama, pendek dan mudah dieja, sebagai cadangan bila pilihan pertama sudah diambil.

Dokumen lembaga

Identitas penanggung jawab dan dokumen kelembagaan sesuai ekstensi, misalnya surat keterangan sekolah atau legalitas usaha.

Akses domain lama

Untuk pemindahan: akses ke panel pengelola lama dan kode otorisasi domain, serta daftar catatan DNS yang berjalan.

Email resmi lembaga

Alamat email yang selalu dibuka untuk menerima pemberitahuan verifikasi dan perpanjangan, sebaiknya alamat jabatan, bukan alamat pribadi staf.

Tanya Jawab

Pertanyaan yang sering muncul.

01Apa beda domain dan hosting?
Domain adalah alamat, hosting adalah tempat situs disimpan dan dijalankan. Keduanya bisa berada di penyedia yang berbeda dan dihubungkan lewat pengaturan DNS.
02Ekstensi apa yang cocok untuk sekolah atau desa?
Sekolah umumnya memakai .sch.id, perguruan tinggi .ac.id, pemerintah desa .desa.id, dan instansi pemerintah .go.id. Ekstensi ini menunjukkan jenis lembaga dan hanya bisa didaftarkan dengan dokumen yang sesuai.
03Atas nama siapa domain didaftarkan?
Atas nama lembaga atau usaha pemilik, dengan penanggung jawab yang ditunjuk. Ini memudahkan pengurusan ketika ada pergantian staf atau pengembang.
04Berapa lama perubahan DNS berlaku?
Perubahan catatan DNS perlu waktu untuk menyebar ke seluruh internet. Lamanya bergantung pada pengaturan masa simpan catatan, jadi perubahan penting dijadwalkan pada jam sepi.
05Apakah email ikut terganggu saat memindahkan domain?
Tidak bila catatan DNS disalin lebih dulu ke pengelola baru sebelum pemindahan. Catatan MX dan TXT untuk email diperiksa ulang setelah pemindahan selesai.
06Apa yang terjadi bila domain lupa diperpanjang?
Situs dan email berhenti bekerja. Setelah masa tenggang dan masa penebusan lewat, domain bisa lepas dan didaftarkan pihak lain. Karena itu pengingat perpanjangan dikirim jauh sebelum jatuh tempo.
07Kenapa email resmi sering masuk folder spam?
Biasanya karena catatan SPF, DKIM, dan DMARC belum diatur. Ketiganya membantu server penerima memastikan email benar dikirim dari domain lembaga.
08Apakah DNS bisa dikelola terpisah dari domain?
Bisa. Domain tetap terdaftar di satu pengelola, sementara catatan DNS diatur di layanan lain dengan mengubah catatan NS.
09Bisakah memakai beberapa subdomain?
Bisa. Satu domain dapat memiliki banyak subdomain, misalnya untuk penerimaan murid baru, sistem informasi, atau portal berita, masing-masing diarahkan ke server yang berbeda lewat catatan DNS.
10Di mana melihat harga dan memesan?
Harga pendaftaran dan perpanjangan tiap ekstensi berbeda dan dapat berubah. Daftar harga terbaru dan pemesanan ada di area Mitra.
Mulai

Amankan nama sebelum diambil orang.

Ceritakan nama yang diinginkan atau domain yang sedang dipakai. Tim akan membantu memilih ekstensi, menyiapkan dokumen, dan merapikan pengaturan DNS-nya.