Mesin sendiri untuk beban yang berat.
Server khusus untuk aplikasi inti, basis data besar, dan data yang perlu dipisahkan dari pengguna lain. Direncanakan dari kebutuhan, dipasang dengan rapi, lalu dirawat dengan jadwal yang jelas.
Sumber daya yang tidak dibagi.
Ketika aplikasi menjadi tulang punggung pekerjaan, servernya tidak bisa diperlakukan seperti barang sewaan biasa.
Hosting bersama dan VPS membagi satu mesin fisik untuk banyak pengguna. Cara ini hemat dan cukup untuk sebagian besar situs. Namun, ada beban kerja yang membutuhkan lebih: basis data yang terus membesar, aplikasi yang dipakai banyak orang bersamaan, atau data yang menurut aturan harus disimpan terpisah. Untuk kebutuhan seperti itu dipakai server enterprise, yaitu server fisik yang seluruh sumber dayanya dipakai oleh satu pemilik.
Server enterprise bisa berupa server khusus yang disewa dari penyedia pusat data, server milik lembaga yang dipasang di ruang server sendiri, atau server milik lembaga yang dititipkan di pusat data. Di atasnya biasanya dipasang virtualisasi, sehingga satu mesin fisik dapat dibagi menjadi beberapa server virtual untuk aplikasi yang berbeda, tetap di bawah kendali pemilik.
Layanan ini ditujukan bagi pemerintah daerah, perguruan tinggi, rumah sakit, perusahaan, dan lembaga besar yang menjalankan sistem inti seperti layanan warga, sistem akademik, sistem informasi rumah sakit, atau aplikasi keuangan dan gudang. Cakupannya mulai dari perencanaan kapasitas, penyiapan dan pengamanan server, sampai perawatan dan rencana pemulihan.
Tanda beban sudah melampaui server bersama.
Basis data makin lambat
Laporan yang dulu muncul dalam hitungan detik kini harus ditunggu lama, terutama di akhir bulan atau akhir semester.
Data harus terpisah
Aturan internal atau peraturan perlindungan data pribadi menuntut data disimpan di mesin yang tidak dipakai pihak lain.
Server lama tanpa perawatan
Server di ruang kantor berjalan bertahun-tahun tanpa pembaruan, tanpa cadangan terpisah, dan tanpa dokumentasi.
Ruang server seadanya
Pendingin, catu daya cadangan, dan kabel jaringan tidak terencana, sehingga server sering mati saat listrik padam.
Banyak aplikasi, banyak server
Setiap aplikasi punya mesin sendiri yang dibeli terpisah, sulit dirawat, dan memakan biaya listrik serta tempat.
Tidak ada rencana bila rusak
Ketika disk atau papan induk rusak, tidak ada suku cadang, tidak ada server pengganti, dan tidak ada urutan pemulihan.
Di mana server berada.
Setiap pilihan punya pertimbangan biaya, kendali, dan tanggung jawab yang berbeda. Pilihan ditentukan bersama setelah kebutuhan dipetakan.
Server khusus sewa
Server fisik disewa dari penyedia pusat data. Perangkat keras dan ruangan diurus penyedia.
- Tanpa belanja perangkat di awal
- Biaya bulanan atau tahunan
- Penggantian perangkat oleh penyedia
- Cocok bila ruang server sendiri tidak ada
Server di lembaga
Server milik lembaga dipasang di ruang server sendiri, dengan data berada di lokasi lembaga.
- Kendali penuh atas perangkat dan data
- Butuh ruang, pendingin, dan catu daya cadangan
- Butuh koneksi internet yang stabil
- Cocok untuk sistem internal kantor
Server dititipkan
Server milik lembaga ditempatkan di pusat data pihak ketiga yang menyediakan ruang, listrik, dan jaringan.
- Perangkat tetap milik lembaga
- Lingkungan ruangan diurus pusat data
- Akses fisik sesuai aturan pusat data
- Cocok untuk sistem yang diakses publik
Yang dikerjakan.
Pekerjaan bisa diambil seluruhnya atau sebagian, misalnya hanya perawatan untuk server yang sudah ada.
Perencanaan kapasitas
Menghitung kebutuhan prosesor, memori, dan penyimpanan dari aplikasi yang akan berjalan dan rencana pertumbuhannya.
Penyiapan dan pengamanan
Sistem operasi dipasang, layanan yang tidak dipakai dimatikan, firewall diatur, dan akses administrator dibatasi per orang.
Virtualisasi
Satu server fisik dibagi menjadi beberapa server virtual, sehingga beberapa aplikasi dapat berjalan terpisah di satu mesin.
Penyimpanan dan RAID
Disk disusun berlapis agar kerusakan satu disk tidak langsung menghilangkan data, dan ruang penyimpanan dipantau.
Cadangan berlapis
Cadangan disimpan di lebih dari satu tempat, dengan salinan di luar lokasi server, lalu diuji pemulihannya.
Akses jarak jauh aman
Pengelolaan dari jauh melalui jaringan pribadi terenkripsi, bukan dengan membuka panel administrasi ke internet.
Pemantauan
Suhu, kesehatan disk, pemakaian sumber daya, dan layanan penting dipantau, dengan peringatan ke penanggung jawab.
Rencana pemulihan
Urutan langkah pemulihan, batas waktu yang bisa diterima, dan pilihan server pengganti disusun bersama pemilik.
Dokumentasi
Susunan server, daftar akses, dan prosedur perawatan ditulis dan diserahkan, sehingga lembaga tidak bergantung pada satu orang.
Dari hitungan kebutuhan sampai mesin yang terawat.
Server enterprise biasanya menopang sistem inti, jadi setiap tahap dikerjakan dengan uji dan cadangan lebih dulu.
Bahan untuk memulai.
Daftar aplikasi dan data
Aplikasi yang akan dijalankan, perkiraan besar data saat ini, dan perkiraan pertumbuhannya.
Aturan penyimpanan data
Ketentuan internal atau peraturan yang mengatur di mana data, terutama data pribadi, boleh disimpan.
Kondisi ruang server
Bila server akan dipasang di lembaga: ruang, pendingin, catu daya cadangan, dan koneksi internet yang tersedia.
Penanggung jawab dan anggaran
Satu penanggung jawab teknis dari lembaga dan gambaran anggaran, baik belanja perangkat maupun biaya bulanan.
Pertanyaan yang sering muncul.
01Kapan perlu beralih dari VPS ke server enterprise?
02Lebih baik sewa atau membeli server sendiri?
03Apakah pemilik mendapat akses administrator penuh?
04Bagaimana bila perangkat keras rusak?
05Apakah server lama bisa dirawat tanpa diganti?
06Apa manfaat virtualisasi?
07Apakah bisa digabung dengan layanan awan?
08Berapa lama penyiapan server enterprise?
09Apakah staf TI lembaga dilibatkan?
10Di mana melihat harga dan memesan?
Lapisan lain.
Hitung dulu, baru beli.
Ceritakan sistem yang akan dijalankan dan data yang harus dijaga. Tim akan membantu menghitung kapasitas, membandingkan pilihan penempatan, dan menyusun rencana yang sesuai anggaran.