Mudah dipakai, mudah dikenali.
Desain antarmuka untuk aplikasi dan situs, identitas merek untuk lembaga dan usaha, serta materi visual yang membantu pesan sampai. Setiap keputusan desain punya alasan yang bisa dijelaskan.
Desain sebagai alat kerja.
Tampilan yang indah tapi membingungkan tetap menambah pekerjaan bagi penggunanya.
Layanan ini mencakup tiga bidang yang saling terkait. Pertama, desain UI/UX: merancang alur dan tampilan aplikasi atau situs supaya orang bisa menyelesaikan urusannya tanpa bertanya. Kedua, identitas merek: logo, warna, huruf, dan aturan pemakaiannya. Ketiga, materi visual dan gerak: ilustrasi, animasi penjelas, dan video pendek.
Penggunanya antara lain lembaga yang sedang menyiapkan aplikasi atau portal baru, sekolah dan pesantren yang ingin tampil rapi dan seragam di semua saluran, usaha yang baru berdiri atau sedang menata ulang mereknya, serta tim pengembang yang butuh desain matang sebelum mulai menulis kode.
Desain dikerjakan dengan memperhatikan siapa penggunanya. Aplikasi untuk petugas desa, guru, kasir, atau santri punya kebiasaan yang berbeda dengan aplikasi untuk kalangan kantor kota. Ukuran huruf, kontras warna, bahasa tombol, dan kecepatan halaman di ponsel kelas menengah ikut dipertimbangkan sejak awal.
Hasil desain tidak berhenti di gambar. Untuk antarmuka, rancangan disusun sebagai komponen yang bisa dipakai ulang sehingga tim pengembang membangun lebih cepat dan tampilan tetap seragam saat fitur bertambah. Untuk merek, panduan pemakaian ditulis cukup sederhana agar staf, percetakan, dan pihak ketiga bisa mengikutinya tanpa harus selalu bertanya.
Gejala desain yang belum bekerja.
Pengguna sering tersesat
Banyak pertanyaan berulang ke admin karena menu dan tombol tidak menunjukkan langkah berikutnya.
Formulir ditinggalkan
Orang berhenti di tengah pendaftaran karena isian terlalu panjang atau pesan galat tidak jelas.
Merek tampil berbeda-beda
Logo, warna, dan gaya tulisan di spanduk, media sosial, dan situs tidak seragam, sehingga sulit dikenali.
Desain tidak bisa dibangun
Rancangan cantik di gambar, tetapi tidak memperhitungkan data nyata, layar kecil, atau batas teknis.
Sulit dibaca
Huruf terlalu kecil, kontras rendah, dan tidak ramah bagi pengguna lanjut usia atau dengan gangguan penglihatan.
Tiap orang mendesain sendiri
Tanpa panduan merek dan komponen bersama, setiap materi baru dimulai dari nol dan hasilnya tidak konsisten.
Tiga bidang, satu bahasa visual.
Bisa dipesan terpisah atau digabung. Bila digabung, identitas merek menjadi dasar bagi antarmuka dan materi visual, sehingga semuanya terasa berasal dari tempat yang sama.
Desain UI/UX
Alur dan tampilan untuk aplikasi mobile, aplikasi web, dasbor, dan situs.
- Riset pengguna: wawancara dan pengamatan
- Peta alur dan arsitektur informasi
- Wireframe dan prototipe interaktif
- Desain tampilan untuk ponsel dan komputer
- Sistem desain: komponen, warna, dan huruf
- Uji kegunaan dengan calon pengguna
- Pemeriksaan aksesibilitas dasar
Identitas Merek
Wajah lembaga atau usaha yang konsisten dari kartu nama sampai aplikasi.
- Penggalian nilai dan karakter merek
- Desain logo dan variasinya
- Palet warna dan pasangan huruf
- Desain alat tulis kantor dan templat dokumen
- Templat media sosial dan presentasi
- Panduan merek untuk tim internal dan pihak ketiga
Gerak dan Video
Materi visual yang menjelaskan sesuatu dengan cepat.
- Animasi penjelas produk atau layanan
- Video promosi pendek
- Visualisasi 3D untuk produk atau ruang
- Animasi logo dan elemen merek
- Ilustrasi untuk situs dan materi cetak
Dari percakapan sampai berkas siap pakai.
Setiap tahap diakhiri dengan tinjauan bersama. Revisi dilakukan pada tahap yang tepat, sehingga perubahan besar tidak muncul di ujung proyek.
Empat pegangan di setiap proyek.
Pegangan ini dipakai untuk menimbang pilihan ketika selera berbeda pendapat. Pertanyaannya selalu sama: apakah ini membantu orang yang akan memakainya?
Jelas lebih dulu
Pengguna harus tahu sedang berada di mana dan apa langkah berikutnya. Hiasan datang setelah kejelasan, bukan menggantikannya.
Konsisten
Tombol, warna, dan istilah yang sama dipakai untuk hal yang sama di seluruh produk dan materi, sehingga orang cukup belajar sekali.
Ringan di ponsel
Banyak pengguna membuka dari ponsel dengan sinyal yang tidak selalu kuat. Gambar, animasi, dan huruf dipilih dengan memperhitungkan ukuran dan kecepatan muat.
Bisa dibangun
Setiap rancangan disusun bersama pengembang dan memakai data nyata, supaya yang tampak di gambar sama dengan yang nanti berjalan.
Berkas yang langsung bisa dipakai.
Serah terima dirancang supaya hasil desain tetap bisa dipakai dan dikembangkan walaupun pekerjaan berikutnya dilakukan oleh tim lain. Semua berkas diberi nama dan susunan folder yang mudah ditelusuri.
Berkas sumber
Berkas desain yang bisa disunting, misalnya di Figma, beserta komponen dan gaya yang tertata.
Aset siap pakai
Logo dan ikon dalam format vektor dan gambar untuk cetak maupun layar.
Panduan
Panduan merek atau dokumentasi sistem desain berisi aturan dan contoh pemakaian.
Catatan untuk pengembang
Ukuran, jarak, warna, dan perilaku komponen agar tampilan terbangun sesuai rancangan.
Bekal untuk tahap pertama.
Bahan yang belum ada akan dibantu disusun saat tahap penggalian. Semakin lengkap bekal di awal, semakin sedikit putaran revisi yang dibutuhkan di akhir.
Tujuan yang jelas
Apa yang ingin berubah setelah desain baru dipakai, misalnya pendaftaran lebih lancar atau merek lebih mudah dikenali.
Gambaran pengguna
Siapa yang akan memakai atau melihat hasilnya, usia, kebiasaan, dan perangkat yang biasa dipakai.
Materi lama
Logo, situs, aplikasi, atau brosur yang ada sekarang, termasuk bagian yang ingin dipertahankan.
Contoh yang disukai
Beberapa contoh tampilan atau merek lain yang terasa cocok, beserta alasannya.
Konten nyata
Teks, foto, dan data contoh. Desain dengan isi sungguhan lebih jujur daripada desain dengan teks pengisi.
Pengambil keputusan
Satu orang atau tim kecil yang memberi persetujuan di tiap tinjauan, agar masukan tidak saling bertentangan.
Yang sering ditanyakan.
01Bisakah memesan desain UI/UX saja tanpa pembangunan aplikasi?
02Berapa lama pembuatan identitas merek?
03Berapa kali revisi yang bisa dilakukan?
04Siapa pemilik hak cipta desain?
05Apakah bisa memperbarui merek tanpa mengganti logo sepenuhnya?
06Apakah desain memperhatikan aksesibilitas?
07Apakah desain bisa diterapkan ke platform yang sudah dipakai?
08Apakah foto dan ilustrasi disediakan?
09Apakah menerima pekerjaan materi kecil?
Sering dipakai bersama.
Mulai dari yang ingin dikenali.
Kirim materi yang ada sekarang dan ceritakan apa yang terasa belum pas. Dari situ disusun ringkasan desain dan tahapan yang sesuai anggaran.