Langsung ke isi
INFRASTRUKTUR · HOSTING
Cloud Hosting dan VPS

Rumah untuk situs dan aplikasi.

Hosting awan dan server virtual untuk situs lembaga, toko online, dan aplikasi web. Ukurannya disesuaikan dengan beban, lalu dirawat agar tetap cepat dibuka dan datanya aman.

Ini Apa

Tempat berkas dan basis data dijalankan.

Domain adalah alamatnya, hosting adalah rumahnya.

Setiap situs dan aplikasi web membutuhkan komputer yang selalu menyala dan terhubung ke internet. Komputer itulah yang menyimpan berkas, menjalankan basis data, dan mengirim halaman ketika pengunjung membuka alamat situs. Menyewa sebagian atau seluruh sumber daya komputer seperti ini disebut hosting.

Cloud hosting menjalankan situs di atas kumpulan server, bukan satu mesin tunggal, sehingga sumber daya lebih mudah ditambah ketika pengunjung bertambah. VPS (virtual private server) adalah server virtual dengan bagian prosesor, memori, dan penyimpanan yang dipisahkan dari pengguna lain, lengkap dengan akses administrator. VPS cocok untuk aplikasi yang membutuhkan pengaturan khusus atau beban yang tidak bisa ditampung hosting bersama.

Layanan ini ditujukan bagi lembaga, sekolah, pesantren, organisasi, dan usaha yang membutuhkan tempat untuk situs profil, portal berita, toko online, atau aplikasi web. Pemilik tidak perlu memahami detail server: yang perlu diketahui adalah apa yang akan dijalankan, kira-kira seberapa ramai, dan siapa yang menjadi penanggung jawab.

Yang sering terlupakan, hosting bukan pembelian sekali jadi. Situs yang dibiarkan tanpa pembaruan dan tanpa cadangan akan menumpuk risiko dari bulan ke bulan. Karena itu, layanan ini tidak berhenti di penyiapan: cadangan, pembaruan keamanan, dan pemantauan ruang penyimpanan berjalan terus selama hosting aktif, sesuai paket yang dipilih.

Masalah yang Biasa Dihadapi

Ketika hosting jadi sumber masalah.

Keluhan situs lambat atau tidak bisa dibuka sering berakar pada pilihan dan perawatan hosting, bukan pada situsnya.

Situs lambat saat ramai

Paket hosting terlalu kecil untuk lonjakan pengunjung, misalnya saat pengumuman penerimaan murid atau promo toko.

Situs terkena peretasan

Plugin dan tema yang tidak diperbarui menjadi pintu masuk. Situs disisipi tautan judi atau dialihkan ke halaman lain.

Cadangan hanya di server yang sama

Ketika server bermasalah, cadangan ikut hilang karena disimpan di tempat yang sama dengan situsnya.

Panel hosting tidak ada yang pegang

Akun dibuat oleh pengembang lama, lalu hilang bersama email pribadinya. Perpanjangan dan perubahan jadi sulit.

Biaya tidak sesuai pemakaian

VPS besar disewa untuk situs profil sederhana, atau sebaliknya, aplikasi berat dipaksa berjalan di hosting bersama.

Pindah penyedia terasa menakutkan

Khawatir data dan email hilang, situs tetap bertahan di penyedia yang tidak lagi memuaskan.

Memilih Jenis Hosting

Tiga pilihan, tiga kebutuhan.

Tidak ada jenis yang paling benar. Pilihan mengikuti beban, kebutuhan pengaturan, dan anggaran.

H1

Hosting bersama

Satu server dipakai bersama banyak situs. Pengelolaan server diurus penyedia.

  • Situs profil lembaga dan sekolah
  • Blog dan halaman kampanye
  • Pengunjung sedang dan stabil
  • Biaya paling ringan
H2

Cloud hosting

Situs berjalan di atas kumpulan server, sumber daya bisa dinaikkan tanpa pindah tempat.

  • Portal berita dan toko online
  • Pengunjung yang naik turun
  • Butuh penambahan kapasitas cepat
  • Panel pengelolaan yang sederhana
H3

VPS

Server virtual dengan sumber daya terpisah dan akses administrator penuh.

  • Aplikasi web dan sistem informasi
  • Perangkat lunak dengan pengaturan khusus
  • Beberapa aplikasi dalam satu server
  • Perlu pengelolaan server rutin
Ruang Lingkup

Yang termasuk dalam layanan.

Isi persisnya tergantung paket yang dipilih. Rincian tiap paket ada di area Mitra.

Penyiapan hosting

Akun hosting atau VPS disiapkan, sistem operasi dan server web dipasang, lalu basis data dibuat sesuai aplikasi.

Sertifikat HTTPS

Situs dibuka lewat koneksi terenkripsi, dengan perpanjangan sertifikat yang berjalan otomatis.

Cadangan terpisah

Cadangan berkas dan basis data dibuat terjadwal dan disimpan di luar server utama. Untuk situs WordPress, cadangan bisa memakai MeowCloud.

Pemindahan dari penyedia lama

Berkas, basis data, dan pengaturan dipindahkan, lalu diperiksa sebelum domain diarahkan ke tempat baru.

Email dengan nama domain

Alamat email resmi seperti [email protected] dapat diatur, baik di hosting yang sama maupun di layanan email terpisah.

Pembaruan dan pemantauan

Pembaruan keamanan dipasang berkala, dan pemakaian ruang serta sumber daya dipantau agar tidak tiba-tiba penuh.

Lingkungan uji

Salinan situs untuk mencoba pembaruan tema, plugin, atau fitur sebelum diterapkan ke situs yang dibuka pengunjung.

Akses yang tertata

Akun panel atas nama lembaga, dengan akses terpisah untuk pengembang yang bisa dicabut kapan saja.

Penyesuaian ukuran

Ketika situs tumbuh, sumber daya bisa dinaikkan atau dipindah ke VPS tanpa menyusun ulang dari awal.

Cara Kerja

Dari pilih paket sampai situs menyala.

Urutan ini dipakai baik untuk situs baru maupun situs yang pindah dari penyedia lain.

pustekno · jalur-rakitilustrasi alur

            
Yang Perlu Disiapkan

Bahan untuk memulai.

Nama domain

Domain yang sudah dimiliki beserta akses ke panel pengelolanya, atau nama domain yang ingin didaftarkan.

Akses hosting lama

Untuk situs yang pindah: akses ke panel hosting lama atau salinan cadangan berkas dan basis data.

Daftar email

Alamat email resmi yang sedang dipakai, agar tidak ada pesan yang hilang saat peralihan.

Penanggung jawab

Satu orang dari lembaga atau usaha yang menerima akses dan pemberitahuan perpanjangan.

Tanya Jawab

Pertanyaan yang sering muncul.

01Apa beda cloud hosting dan VPS?
Cloud hosting berjalan di atas kumpulan server dan biasanya dikelola penuh oleh penyedia, sehingga pengguna cukup mengurus situsnya. VPS memberi server virtual dengan akses administrator, lebih leluasa diatur, tetapi butuh pengelolaan server sendiri atau melalui layanan pengelolaan.
02Jenis mana yang cocok untuk situs sekolah atau desa?
Untuk situs profil dan berita, hosting bersama atau cloud hosting biasanya sudah cukup. Untuk sistem informasi dengan banyak pengguna yang masuk bersamaan, VPS atau cloud hosting dengan sumber daya lebih besar lebih sesuai.
03Apakah situs akan mati saat pindah hosting?
Hosting lama tetap aktif sampai situs di tempat baru diperiksa dan domain selesai dialihkan. Perubahan DNS butuh waktu untuk menyebar, jadi peralihan dijadwalkan pada jam sepi.
04Bagaimana dengan email yang sudah dipakai?
Alamat email yang ada dicatat lebih dulu dan dipindahkan bersama isinya bila memungkinkan. Pengaturan DNS untuk email ikut diperbarui agar pesan masuk tidak terputus.
05Apakah bisa naik dari hosting bersama ke VPS?
Bisa. Ketika beban bertambah, situs dapat dipindahkan ke cloud hosting yang lebih besar atau ke VPS dengan proses pemindahan yang sama.
06Di mana cadangan disimpan?
Cadangan disimpan terpisah dari server utama, sehingga tetap ada bila server bermasalah. Seberapa sering cadangan dibuat tergantung paket yang dipilih.
07Apakah hosting ini hanya untuk WordPress?
Tidak. Hosting dapat menjalankan situs WordPress, aplikasi Laravel atau PHP lain, serta aplikasi web dengan teknologi lain di VPS.
08Apakah data situs disimpan di Indonesia?
Lokasi server tergantung penyedia dan paket yang dipilih. Bila lembaga wajib menyimpan data di dalam negeri, ketentuan itu disampaikan sejak awal agar paket yang dipilih sesuai.
09Siapa yang memperbarui plugin dan tema situs?
Pembaruan sistem server termasuk dalam pengelolaan hosting. Pembaruan isi situs seperti plugin dan tema dapat ditangani pemilik sendiri atau disepakati sebagai bagian dari perawatan situs.
10Di mana melihat harga dan memesan?
Daftar paket, harga, dan pemesanan ada di area Mitra. Bila belum yakin jenis yang sesuai, mulai dari konsultasi.
Mulai

Pindahkan situs ke rumah yang lebih layak.

Ceritakan situs atau aplikasi yang akan dijalankan. Tim akan membantu memilih jenis hosting yang sesuai, lalu mengurus penyiapan dan pemindahannya.