Administrasi lembaga Islam yang tertib dan amanah.
Basmalah adalah sistem informasi untuk lembaga pendidikan dan keagamaan Islam: pesantren, madrasah diniyah, TPA/TPQ, majelis taklim, dan masjid. Penerimaan santri, pengajian, hafalan, asrama, keuangan, dan kabar untuk wali dikelola dalam satu sistem yang menyesuaikan diri dengan karakter tiap lembaga.
Satu platform yang memayungi lembaga yang beragam.
Masjid tidak butuh modul asrama. Madin tidak butuh buku ta'zir. Basmalah hanya menyalakan modul yang relevan.
Lembaga Islam di Nusantara sangat beragam. Ada pesantren dengan banyak unit dan asrama, TPA di serambi masjid kampung, madrasah diniyah berjenjang, majelis taklim, sampai takmir masjid. Setiap lembaga punya istilah, struktur, dan kebiasaan sendiri yang sering tidak dipahami oleh perangkat lunak untuk sekolah umum.
Basmalah disusun untuk memahami keragaman itu. Saat mendaftar, lembaga memilih bentuknya, lalu sistem menampilkan modul yang sesuai dan menyembunyikan yang tidak dibutuhkan agar tampilan tetap bersih. Istilah yang dipakai adalah istilah lembaga sendiri: santri, asatidz, musyrif, syahriah, sorogan, bandongan, dan ta'zir.
Penggunanya adalah pengasuh dan kiai, pengurus yayasan, admin unit, ustadz dan musyrif, bendahara, takmir, wali santri, dan jamaah. Santri tidak memegang akun; pemantauan dilakukan oleh wali melalui portal, sehingga santri tetap fokus belajar.
Basmalah didukung oleh Puskomedia dan Pustekno, dan dapat dipakai lembaga tanpa biaya. Pendaftaran dan masuk pengguna ada di basmalah.web.id.
Ilmu yang mulia, terbebani tumpukan kertas.
Pengurus lembaga sering menghabiskan waktu untuk pekerjaan yang sebetulnya bisa dikerjakan sistem.
Pembukuan dari tumpukan kuitansi
Syahriah, infaq pembangunan, dan uang saku santri bercampur, sehingga laporan bendahara disusun ulang setiap bulan.
Rekap kehadiran ngaji yang melelahkan
Presensi kelas diniyah, kajian kitab, dan jamaah dicatat di buku terpisah lalu direkap dengan tangan.
Hafalan hanya tercatat di buku ustadz
Riwayat setoran per santri sulit dilihat utuh, apalagi ketika santri berpindah kelas atau ustadz berganti.
Wali menelepon untuk bertanya
Kabar anak, izin pulang, dan tagihan disampaikan lewat telepon atau pesan pribadi yang tidak tercatat.
Banyak unit, banyak catatan
Unit putra, putri, diniyah, dan tahfidz mengelola data sendiri, sehingga pimpinan sulit melihat gambaran lembaga.
Perangkat lunak yang tidak mengerti
Aplikasi sekolah umum tidak mengenal sorogan, bandongan, syahriah, atau buku ta'zir, jadi lembaga dipaksa mengikuti templat asing.
Seluruh siklus santri, di satu tempat.
Keenam pilar memakai satu sumber data. Santri yang diterima lewat PSB langsung tercatat di kelas, asrama, tagihan, dan portal wali.
Kelembagaan
Fondasi data untuk seluruh unit lembaga.
- Profil lembaga, unit, kelas, asrama, dan rombel
- Penerimaan Santri Baru (PSB) dengan formulir dan status pendaftaran
- Data induk santri, asatidz, pengurus, staf, dan wali
- Satu akun untuk banyak jabatan, tanpa akun ganda
Pendidikan
Sistem dua jalur: kelas klasikal dan kajian kitab.
- Jadwal pelajaran dan pengajian
- Presensi kelas diniyah dan kajian bandongan/sorogan
- Setoran hafalan Al-Qur'an per santri: juz, surat, dan kualitas
- Penilaian, rapor, dan catatan ustadz
Kegiatan dan Asrama
Tertib asrama tanpa menumpuk kertas.
- Gedung, komplek, kamar, dan piket
- Buku kedisiplinan dan poin ta'zir
- Alur izin keluar dan pulang
- Jadwal imam, muadzin, dan khatib untuk masjid
Maliyah
Arus dana yang dapat dipertanggungjawabkan.
- Tagihan syahriah dan cicilan
- Tabungan uang saku santri
- Pencatatan infaq, donasi, dan wakaf
- Kas, laporan bendahara, dan rekap lintas unit
Portal Wali dan Jamaah
Wali tenang, santri fokus belajar.
- Kabar kehadiran, hafalan, dan kesehatan anak
- Tagihan dan saldo uang saku
- Pengumuman untuk jamaah dan muhibbin
- Dapat dibuka melalui web, dengan pemberitahuan lewat WhatsApp
Analitik Yayasan
Ringkasan untuk pimpinan dan yayasan.
- Ringkasan lintas unit dan cabang
- Tren PSB, keuangan, dan kehadiran
- Penanda prioritas tindak lanjut
Menyesuaikan setiap lembaga.
Pilihan bentuk lembaga menentukan modul apa yang dinyalakan sejak awal. Modul lain tetap bisa ditambahkan bila dibutuhkan.
Pesantren / Pondok
Asrama, madrasah diniyah, kajian kitab, tahfidz, dan syahriah.
TPA / TPQ
Kelas Iqro dan tilawah, presensi, hafalan surat pendek, dan iuran ringan.
Madrasah Diniyah
Kelas berjenjang Ula sampai Ulya, jadwal mapel, nilai, dan syahriah.
Majelis Taklim
Daftar jamaah, jadwal kajian, presensi pilihan, infaq, dan pengumuman.
Masjid / Mushola
Kepengurusan takmir, jadwal imam dan khatib, kas dan infaq, serta data jamaah.
Ma'had Aly
Pengelolaan SKS setara perguruan tinggi dan organisasi mahasiswa masih dalam tahap riset.
Setiap peran melihat yang menjadi tugasnya.
Kiai dan pengasuh
Mode pantau yang hanya membaca, menyeluruh, tanpa dibebani pengisian data harian.
Admin unit
Mengatur PSB, asrama, kurikulum, dan verifikasi perpindahan santri.
Ustadz dan musyrif
Mencatat kehadiran ngaji, setoran hafalan, dan kedisiplinan langsung dari ponsel.
Wali dan santri
Wali menerima rekap anak. Santri tidak memegang akun dan tidak perlu gawai.
Kebijakan terpusat, keleluasaan di tiap cabang.
Bagi yayasan atau organisasi Islam yang menaungi banyak lembaga, modul yayasan merangkum data dari setiap cabang: pertumbuhan peserta, arus keuangan dan donasi, serta sebaran asatidz. Setiap lembaga tetap mengelola datanya sendiri, sementara yayasan melihat gambaran utuhnya.
Di dalamnya ada agregasi keuangan dari setiap lembaga, pemetaan kapasitas dan peserta lintas wilayah, serta penanda operasional cabang yang perlu perhatian, misalnya asrama yang melebihi kapasitas atau kehadiran yang menurun. Kebijakan dapat ditetapkan dari pusat tanpa menghapus otonomi pengurus di tiap cabang.
Untuk modul tambahan, tersedia pencatatan klinik lembaga: rekam kunjungan dan keluhan dasar santri yang terhubung dengan izin istirahat di asrama, serta direktori alumni agar jejaring lulusan tetap terhubung.
Gratis bagi lembaga, dihidupi bersama.
Basmalah memakai model ruang data yang terpisah untuk setiap lembaga. Pengurus dapat memakai aplikasinya tanpa biaya; biaya server cloud dibantu oleh donatur dan relawan.
Aplikasi gratis (beta)
Seluruh fungsi terbuka agar lembaga dapat langsung beralih ke administrasi digital.
- Modul kelembagaan sampai pendidikan
- Tanpa batas jumlah santri dan asatidz
- Impor data mandiri
- Akses forum komunitas
Muhibbin
Infaq sukarela dari yayasan atau wali dermawan untuk operasional cloud.
- Akses prioritas pusat bantuan
- Tanda khusus muhibbin di aplikasi
- Membantu lembaga di pedesaan
Duta Basmalah
Mahasiswa TI atau alumni santri yang mewakafkan waktu untuk mendampingi pemasangan awal di daerahnya.
- Sertifikat kontribusi
- Akses fitur percobaan
- Dukungan langsung dari pengembang
Menuju lembaga yang lebih rapi.
Pendekatannya bertahap. Lembaga dapat mulai dari satu unit atau satu modul, lalu memperluas setelah pengurus terbiasa.
Bekal sebelum mulai.
Pengurus yang ditugaskan
Seorang admin atau operator yang mengurus data dan akun pengguna di tiap unit.
Data santri dan wali
Daftar santri, wali, dan nomor yang bisa dihubungi, dalam lembar kerja atau buku induk.
Struktur lembaga
Unit, kelas, asrama, dan kamar, beserta asatidz dan musyrif yang memegangnya.
Aturan maliyah
Jenis tagihan, besaran syahriah, ketentuan uang saku, dan pos infaq yang berlaku.
Ponsel untuk ustadz
Ponsel dengan koneksi internet untuk mencatat presensi dan hafalan di kelas.
Kesepakatan pengurus
Siapa mencatat apa dan kapan, agar data tetap rapi setelah sistem berjalan.
Jawaban untuk keraguan pengurus.
01Apakah Basmalah benar-benar gratis?
02Apakah data lembaga bisa dilihat lembaga lain?
03Apakah santri mendapat akun?
04Apakah cocok untuk lembaga kecil seperti TPA atau majelis taklim?
05Bagaimana memindahkan data dari catatan manual?
06Bisakah satu ustadz memegang beberapa jabatan?
07Apakah perlu membeli perangkat tambahan?
08Apa bedanya dengan ASIS?
Lanjutkan penjelajahan.
Lembaga fokus menebar ilmu, bukan mengurus tumpukan kertas.
Daftarkan lembaga di basmalah.web.id. Untuk yayasan dengan kebutuhan khusus, seperti integrasi lintas cabang atau pengembangan modul tertentu, ceritakan kebutuhannya kepada tim.