Langsung ke isi
SOLUSI · OLAHRAGA
Solusi · Layanan dan Wisata

Lapangan terisi, anggota kembali.

Keanggotaan, jadwal kelas, sewa lapangan, pelatih, dan iuran dalam satu sistem untuk pusat kebugaran, gedung olahraga, klub, dan akademi olahraga. Anggota memesan tanpa menunggu balasan, dan pengelola tahu jam mana yang masih kosong.

Untuk Siapa

Untuk tempat dan komunitas yang membuat orang terus bergerak.

Usaha olahraga bertahan bukan karena banyak orang mendaftar, melainkan karena anggotanya terus datang.

Dunia olahraga di Indonesia sangat beragam. Ada pusat kebugaran dengan kelas senam dan pelatih pribadi, gedung dengan lapangan futsal, bulu tangkis, dan basket yang disewakan per jam, kolam renang, klub komunitas lari dan sepeda, sampai akademi sepak bola dan sekolah renang yang membina anak-anak secara rutin.

Sistem ini disusun untuk semua bentuk itu. Pusat kebugaran yang mengelola keanggotaan, kelas, dan pelatih. Pengelola lapangan dan gedung olahraga yang menyewakan tempat per jam. Klub dan akademi yang mencatat anggota, jadwal latihan, iuran, dan perkembangan atlet. Penyelenggara turnamen yang mengurus pendaftaran tim dan jadwal pertandingan.

Bentuknya dirancang khusus sesuai jenis usaha. Pusat kebugaran berfokus pada keanggotaan yang aktif, sementara pengelola lapangan berfokus pada jadwal sewa yang tidak bertabrakan.

Untuk akademi yang membina anak-anak, sistem juga menjadi jembatan dengan orang tua. Orang tua bisa melihat jadwal latihan, kehadiran, dan catatan pelatih tentang perkembangan anaknya, tanpa harus menunggu kabar dari grup pesan yang ramai.

Masalah yang Sering Muncul

Hambatan yang biasa ditemui pengelola olahraga.

Jadwal dan iuran adalah dua hal yang paling sering memicu keluhan, dan keduanya bisa dirapikan.

Lapangan dipesan ganda

Sewa lapangan dicatat di buku dan pesan pribadi penjaga, sehingga dua tim datang pada jam yang sama.

Anggota berhenti diam-diam

Anggota yang mulai jarang datang tidak terdeteksi sampai masa keanggotaannya habis dan tidak diperpanjang.

Iuran menunggak

Iuran bulanan klub dan akademi ditagih manual, lalu tunggakan menumpuk tanpa catatan yang jelas.

Kelas penuh sesak atau kosong

Peserta kelas datang tanpa pendaftaran, sehingga ada kelas yang terlalu ramai dan kelas lain sepi.

Jadwal pelatih kacau

Sesi pelatih pribadi diatur sendiri-sendiri, dan pengelola tidak tahu berapa sesi yang sudah berjalan.

Turnamen diurus manual

Pendaftaran tim, jadwal pertandingan, dan hasil laga dicatat di lembar kerja yang sering berubah.

Modul

Isi sistem olahraga.

Pengelola lapangan biasanya memakai sewa dan kasir. Pusat kebugaran, klub, dan akademi memakai keanggotaan, kelas, dan iuran.

Keanggotaan

Data anggota dan masa aktifnya.

  • Paket bulanan, tahunan, dan per kunjungan
  • Kartu anggota digital
  • Pengingat perpanjangan
  • Cuti keanggotaan

Check-in

Kedatangan yang tercatat.

  • Pindai kode QR di pintu masuk
  • Riwayat kunjungan tiap anggota
  • Daftar anggota yang mulai jarang datang

Jadwal Kelas dan Pelatih

Kelas dan sesi yang tertata.

  • Kelas dengan kuota peserta
  • Pendaftaran kelas dari ponsel
  • Sesi pelatih pribadi dan sisa sesi
  • Rekap honor pelatih

Sewa Lapangan

Jadwal sewa yang tidak bertabrakan.

  • Kalender lapangan per jam
  • Pemesanan daring dengan uang muka
  • Harga jam ramai dan jam sepi
  • Sewa rutin mingguan

Klub dan Akademi

Pembinaan yang tercatat.

  • Data atlet dan kelompok umur
  • Kehadiran latihan
  • Catatan perkembangan dari pelatih
  • Akses orang tua

Iuran, Kasir, dan Turnamen

Uang masuk dan pertandingan.

  • Tagihan iuran berkala
  • Kasir untuk minuman dan perlengkapan
  • Pendaftaran tim dan jadwal pertandingan
  • Klasemen dan hasil laga
Cara Kerja

Satu anggota, dari daftar sampai perpanjang.

Gambaran alur setelah sistem berjalan di sebuah pusat kebugaran. Alur sewa lapangan dan akademi disusun dengan pola serupa.

pustekno · jalur-rakitilustrasi alur

            
Yang Perlu Disiapkan

Bekal sebelum mulai.

Data

  • Daftar anggota dan masa aktifnya
  • Daftar paket, kelas, dan harga
  • Daftar lapangan dan tarif per jam

Aturan

  • Ketentuan pembatalan sewa dan kelas
  • Aturan cuti dan perpanjangan anggota
  • Pembagian honor pelatih

Perangkat

  • Tablet atau komputer di meja depan
  • Ponsel atau pemindai untuk check-in
  • Ponsel pelatih untuk mencatat latihan
Tanya Jawab

Pertanyaan yang sering diajukan.

01Apakah cocok untuk pengelola satu lapangan futsal?
Cocok. Pengelola lapangan bisa mulai dari kalender sewa, pemesanan daring, dan kasir sederhana.
02Apakah penyewa bisa memesan lapangan sendiri?
Bisa. Halaman pemesanan menampilkan jam yang masih kosong, dan jadwal terkunci setelah uang muka diterima.
03Bagaimana dengan tim yang menyewa rutin setiap pekan?
Sewa rutin dicatat sekali untuk jangka waktu tertentu, sehingga jam tersebut tidak bisa dipesan pihak lain.
04Apakah check-in harus memakai alat khusus?
Tidak harus. Kode anggota bisa dipindai dengan ponsel atau tablet di meja depan. Pintu putar dapat disambungkan bila tempat sudah memilikinya.
05Bisakah orang tua memantau latihan anaknya di akademi?
Bisa. Orang tua mendapat akses untuk melihat jadwal, kehadiran, tagihan iuran, dan catatan perkembangan dari pelatih.
06Apakah cocok untuk klub komunitas yang tidak mencari untung?
Cocok. Klub komunitas biasanya memakai data anggota, jadwal kegiatan, dan iuran, dengan laporan kas yang bisa dilihat pengurus.
07Apakah bisa dipakai untuk turnamen?
Bisa. Pendaftaran tim, jadwal pertandingan, hasil laga, dan klasemen dapat dikelola dan ditampilkan untuk peserta dan penonton.
08Apakah data anggota aman?
Data anggota hanya bisa dibuka oleh peran yang berwenang dan dicadangkan terpisah. Data anak di akademi hanya dapat dilihat oleh pelatih dan orang tuanya.
09Berapa biayanya?
Biaya bergantung pada modul, jumlah anggota, dan jumlah lapangan atau cabang. Rinciannya dibahas setelah kebutuhan dipetakan, dan harga terbaru tersedia di area Mitra.
Mulai

Jadwal yang tidak bertabrakan.

Ceritakan jenis tempat atau komunitas yang dikelola, jumlah anggota, dan cara mencatat yang dipakai saat ini. Tim akan membantu memilih modul yang perlu, lalu menyusun rencana yang masuk akal.