Lantai produksi yang terbaca, ditenagai Dumoro.
Sistem manufaktur untuk pabrik dan industri kecil menengah: dari pembelian bahan baku, gudang, jadwal produksi, kendali mutu, sampai kinerja mesin. Semuanya tercatat di satu sistem yang dibangun di atas mesin Dumoro.
Satu sumber angka untuk kantor dan lantai pabrik.
Keputusan produksi yang baik bergantung pada angka yang datang tepat waktu dari lantai pabrik.
Di banyak pabrik, informasi berjalan lewat kertas dan pesan singkat. Laporan produksi ditulis tangan di akhir giliran kerja, stok gudang dihitung ulang setiap kali ada pesanan besar, dan kerusakan mesin baru diketahui manajemen keesokan harinya. Akibatnya, keputusan diambil dengan angka yang sudah basi.
Sistem manufaktur yang ditenagai Dumoro menghubungkan bagian-bagian itu. Pembelian bahan baku, penerimaan gudang, perintah kerja, hasil pemeriksaan mutu, dan status mesin dicatat di satu sistem. Manajemen melihat gambaran yang sama dengan kepala produksi, dari kantor maupun dari ponsel.
Cocok untuk industri kecil menengah, pabrik pengolahan, konveksi, percetakan, dan produsen makanan. Modulnya disusun bertahap: pabrik bisa mulai dari gudang dan perencanaan produksi, lalu menambah pemantauan mesin dan sensor ketika sudah siap.
Kebocoran yang tidak terlihat di laporan.
Pemborosan di pabrik jarang datang dari satu kejadian besar. Biasanya dari banyak hal kecil yang tidak tercatat.
Stok bahan tidak akurat
Catatan gudang tidak cocok dengan isi rak, sehingga produksi tertunda karena bahan ternyata habis.
Jadwal produksi bentrok
Mesin yang sama dijadwalkan untuk dua pesanan, sementara mesin lain menganggur.
Cacat ketahuan terlambat
Barang cacat baru ditemukan di akhir lini atau setelah sampai di pelanggan.
Mesin berhenti tanpa catatan
Waktu henti mesin tidak tercatat, sehingga penyebabnya tidak pernah dianalisis.
Biaya produksi kabur
Harga pokok produksi dihitung kasar karena pemakaian bahan dan jam kerja tidak tercatat per pesanan.
Data tersebar di banyak tempat
Pembelian, gudang, produksi, dan keuangan memakai lembar kerja sendiri-sendiri.
Enam modul dari gudang sampai mesin.
Setiap modul bisa berdiri sendiri, dan nilainya bertambah ketika dihubungkan satu sama lain.
ERP manufaktur
Menghubungkan semua bagian, dari pengadaan bahan baku sampai keuangan pabrik.
- Konsolidasi keuangan
- SDM dan penggajian terhubung
- Mendukung beberapa perusahaan
Gudang dan barcode
Pengelolaan gudang dengan barcode atau RFID untuk melacak material.
- Stok terkini
- Nomor batch dan seri
- Peringatan stok menipis
Perencanaan produksi
Penjadwalan produksi dan pembagian mesin agar waktu menganggur berkurang.
- Jadwal produksi
- Kebutuhan material (MRP)
- Perencanaan kapasitas
Kendali mutu
Standar pemeriksaan mutu di tiap tahap produksi dengan laporan digital.
- Daftar periksa digital
- Pelacakan dan analisis cacat
- Mendukung dokumentasi ISO
Pemantauan mesin
Kinerja, ketersediaan, dan mutu mesin (OEE) dipantau secara langsung.
- Dasbor efisiensi mesin
- Analisis waktu henti
- Titik hambatan produksi
Integrasi sensor
Mesin di lantai produksi dihubungkan ke sistem untuk keputusan berbasis data.
- Pengambilan data sensor
- Kendali mesin jarak jauh
- Siap komputasi tepi
Dari audit proses sampai pabrik yang terbaca.
Penerapan dimulai dari memahami alur yang sudah ada. Sistem disesuaikan dengan pabrik, bukan sebaliknya.
Bahan sebelum mulai.
Bahan ini membantu tim memahami pabrik lebih cepat dan menyusun urutan penerapan yang masuk akal.
Alur produksi
Gambaran tahapan produksi dari bahan masuk sampai barang jadi dikirim.
Daftar bahan dan produk
Daftar bahan baku, produk jadi, dan susunan bahan untuk tiap produk.
Daftar mesin
Mesin yang dipakai, kapasitasnya, dan apakah sudah punya panel kendali atau sensor.
Standar mutu
Titik pemeriksaan mutu dan kriteria lulus yang berlaku sekarang.
Penanggung jawab
Orang dari gudang, produksi, mutu, dan keuangan yang terlibat sejak awal.
Jaringan di pabrik
Kondisi jaringan internet dan listrik di lantai produksi untuk perangkat dan sensor.
Yang sering ditanyakan.
01Bisakah terhubung dengan mesin yang sudah ada?
02Bagaimana sistem ini membantu menekan biaya produksi?
03Apakah laporan bisa dilihat dari luar pabrik?
04Apakah bisa untuk beberapa pabrik?
05Apakah pabrik kecil juga cocok?
06Apakah harus memasang sensor di semua mesin?
07Apakah membantu persiapan sertifikasi ISO?
08Berapa biaya dan lama penerapannya?
Halaman yang berdekatan.
Mulai dari satu lini produksi.
Ceritakan alur produksi dan masalah yang paling sering muncul. Tim akan membantu memilih modul pertama yang paling terasa manfaatnya.